by : Mr Bluez

 Aku belum kenal siapa dia. Dia yang selalu tersenyum malu disetiap pandangannya terhadapku dan siapapun . Senyum yang khas , yang khusus diciptakan oleh Illahi Rabbi kepadanya. Senyum yang tidak terlalu lebar dan tidak terlalu tipis , itu dia senyum yang ideal menurutku. Senyum yang selalu disertai dengan tundukkan kepala kebawah dengan rasa malu – malu. Pertama melihat , “ ni orang aneh banget senyum –senyum sambil nunduk , gak kaffah nih senyumnya “ dalam benakku .
Kenapa Dia senyum seperti itu ? itulah yang mebuatku bertanya – tanya . Banyak tafsiran dalam benakku  kenapa dia memiliki senyum seperti itu. Apakah dia suka kepadaku ? kalau memang suka koq hampir setiap orang di beri senyum yang sama seperti itu ? , atau memang sikapnya seperti itu terhadap orang lain ? ( Mungkin Saja ). atau mungkin dia mengmalkan apa yg sering di ucapkan ustadz – ustadz? Yakni bersedekah , ya bersedekah , bersedekah dalam senyum karena senyum itu ibadah  . sedekah bukan hanya sekedar memberi sedikit harta kepada yang kurang mampu atau yang membutuhkan. Tapi sedekah juga bisa diberikan hanya dengan senyum selain gak membutuhkan biaya juga sangat gampang melakukannya.
Sekali, duakali , tigakali dia tersenyum seperti itu terhadapku. Bukan membuatku menjadi paham tapi selalu membuatku selalu bertanya – tanya dalam tanya. Terkadang bingung menyelimuti tubuh ini juga . Perlahan ku coba untuk tidak melihat kearahmu agar tak kau berikan senyum itu kepadaku. Tapi yang kurasakan dalam hati yakni rasa kangen akan senyum itu . dapatkah kau berikan senyum itu kepadaku setiap hari ?
Awalnya aku tak ingin mengenalmu tapi karena itu semualah yang membuat diriku ingin mengenamu. Boleh aku mengenalmu ? bolehkah aku tau siapa kamu ? Bolehkah dan bolehkah ?