Manusia itu lebih sering disebut mahluk sosial walaupun dalam hakikatnya Manusia adalah mahluk individu. Manusia tidak akan bisa hidup sendri dan mengerjakan segala sesuatu dengan sendirinya. Tak Ada Manusia yang bekerja di sebuah pabrik sendirian, contoh saja pabrik Rokok. Pabrik rokok tidak akan bisa jalan jika satu orang saja yang menjalankan, siapa yang akan mengolah cengkehnya , siapa yang akan mengemasnya ? siapa yang akan mengepaknya ?. tidak akan mungkin melakukan hal itu semua sendiri. Pada zaman Modern ini memang semua bisa melakukan hal itu semua dengan mesin. Tapi siapa yang menghidupkan mesinnya ? siapa yang akan memprogram mesinnya ? siapa yang membuat mesin itu.? yang dinamakan Manusia pasti membutuhkan manusia lain untuk membantunya dalam hal apapun. Apapun itu ..
Dari pernyataan manusia sebagai mahluk sosial jelas sekali menunjukkan bahwa manusia itu tidak bisa Hidup sendiri. Walalupun manusia hidup di dunia ini bermasyarakat dan terbentuk kelompok – kelompok tapi tidak akan terorganisir dengan satu orang saja.
Kali Ini saya akan mencoba membahas tentang Organisasi, What is Organisation ? setiap manusia pasti punya berbagai pendapat yang berbeda – beda untuk menjawab hal ini. Li kulli ro’sin ro’yun. Setiap kepala itu memiliki pendapat yang berbeda. akan tetapi jika saya yang ditanya tentang organisasi mungkin saya akan menjawab. Organisasi adalah sekumpulan dua atau lebih orang yang memiliki tujuan atau visi – misi yang sama untuk memujudkannya secara terorganisir.  Jika pertanyaan ini di lempar ke orang lain mungkin salah satu dari mereka akan ada yang menjawab organisasi itu sekelompok orang yang mempunyai tujuan yang sama, di lihat dari makna definisi, pejabarn itu punya makna yang sama. Tapi berbeda dalam redaksi.
Kapan kita berorganisasi ? lebih banyak kita melihat sebuah organisasi itu ketika sedang mengadakan sebuah event atau acara. Sebuah event atau acara tidak akan bisa berlangsung dan berjalan dengan baik bila tidak ada yang mengorganisir. “ sebuah perampokan jika terorganisir maka kemungkinan berhasil akan lebih besar. ambil contoh saja pada film Batman. Joker yang merupakan seorang penjahat kelas kakap berhasil merampok bayak bang secara terorganisir dengan anggota – anggotanya. Joker mencari orang – orang yang mempunyai tujuan yang sama dan itu bisa membuatnya berhasil dalam merampok. Karena anggota dan ketua punya tujuan yang sama maka keberhasilan lebih besar”. begitu juga dalam acara, ketua dan anggota harus selaras. Sebuah acara harus terorganisir oleh ketua, sekretaris, bendahara dan seksi – seksi yang lain.ini baru yang dinamakan organisasi ketiaka setiap orang dalam organisasi mempunyai peran masing – masing.
Sebuah organisasi bisa dikatakan sukses ketika setiap individu dari masing – masing anggota telah memberi kontribusi kepada organisasinya. Terkadang dalam sebuah organisasi ketika rapat seorang ketua sering sekali disalahkan oleh anggotanya ketika acara yang diketuainya tidak sukses. dalam keadaan apapun seorang ketua tidak bisa disalahkan 100% karena jika kita ingin berfikir lebih dalam. Kesalahan itu sebenarnya terdapat pada anggota yang tidak sefaham dengan ketua. Kita sebagai anggota harus bisa mengikuti apa yang di anjurkan oleh ketua dan bukan menentangnya. Kita memilih dia sebagai ketua karena kita percaya dengan dia. Jika menentang artinya kita tidak percaya dengan ketua dan untuk apa kita memilihnya. Terkadang kita tanpa sadar sering sekali menyalahkan ketua karena pemikirannya tidak sefaham dengan kita.
Dalam berorganisasi bukan hanya mengandalkan kebersamaan. Tetapi kerjasama antar individu dalam anggota. Kebersamaan beda dengan kerjasama. Kebersamaan hanya sekedar kumpul – kumpul tapi belum ada kesatuan. Itu anak genk motor apa organisasi ? jika kerjasama sudah pasti sudah ada kesatuan.

“ Kebersamaan belum tentu berkerjasama, tetapi jika bekerjasama sudah pati ada kebersamaan “