Kami mahasiswa indonesia bersumpah

Bertanah air satu
Tanah air tanpa penindasan

Berbangsa satu
Bangsa yang gandrung akan keadilan

Berbahasa satu
Bahasa kebenaran

                Itulah sedikit Sumpah mahasiswa yang diucapkan pada saat menjalani OPAK di Kampus. “Mahasiswa adalah seorang pelajar yang sudah bisa berfikir lebih dewasa. Berfikir  lebih matang daripada siswa , jika belum bisa berfikir seperti itu, pulang sana menyusu sama orang tuamu. Kampus tak butuh orang – orang sepertimu “. Itulah Sepenggal kalimat bentakan penuh makna dari bagian keamanan. Mendengar kata – kata itu membuat kami para calon mahasiswa baru semakin merinding. “ Belum jadi mahasiswa aja udah kaya gini , gimana kalau jadi mahasiswa “. Fikir kami dalam hati. OPAK adalah sebuah kenangan tersendiri bagi seorang mahasiswa ataupun Mahasiswi. Jadi merugilah kalian yang menjadi mahasiswa tapi tak merasakan OPAK. OPAK bukan suatu hal yang harus ditakuti oleh MAHASISWA. Baru OPAK saja Sudah gak berani. Bagaimana selanjutnya ?
               
“ CEEEEEEPAAAAAATTT !!!!! jangan LELET kaya anak BAYI “.
“ NAJIS KALIAN BERADA DISINI “.
“ SUDAH MERASA HEBAT ??? MAU SOK-SOKAN DISINI ? “
“ PULANG SANA MENYUSU LAGI SAMA IBUMU , DASAR BAYI.. MENTAL TEMPE “
               
Begitulah kalimat – kalimat yang sering didengarkan selama menjalani masa – masa menegangkan diawal masuk Kuliah. Sebuah kata – kata tak pantas yang harus dilontarkan oleh para senior – senior yang seharusnya pemikirannya lebih dari pada kita sebagai mahasiswa baru. Tapi mereka berucap seperti itu mempunyai maksut dan tujuan tertentu, tidak lain adalah untuk membuat  kita lebih berani dan dewasa. Mental kitapun dilatih ketika mendengar kata – kata itu. Bicara panjang lebar tentang OPAK, Sebeneranya OPAK itu Apa Sih ? ada yang bilang OPAK itu Kan nama makanan ya ? bagi kalian pecinta kuliner aku jawa saja IYA. dag Bukann yang bukan pecinta kuliner , OPAK itu sama dengan OSPEK , kalau di Universitas Umum namanya OSPEK klw di Universitas Islam namanya OPAK.
OPAK sendiri merupakan sebuah singkatan yaitu ( Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan ). Dalam Opak kita di ajarkan banyak hal tentang bangku perkuliahan. “ Kuliah itu tidak sama dengan belajar di SMA atau MA “ begitulah kata pemateri OPAK. Masa SMA atatu MA adalah masa – masa Di Suapin. Kita harus menerima apa saja yang diberikan guru. Jika di Perkuliahan bukan saatnya lagi di Suapi. Kita sudah harus makan sendiri dengan sendok kita sendiri
Teriakan senior yang paling menggebu – gebu adalah ketika meneriakan .” Mahasiswa itu Agent of Change , Agent Of Control “. Kata – kata itu selalu berulang – ulang di telinga para MABA ( Mahasiswa Baru ). “ Merubah Apa ? mengontrol Apa ? “ itulah yang terlintas dibenak kami. Mahasiswa memang bukanlah hal yang mudah. Sepintas dipandang sama saja dengan SMA. Tapi yang membedakan Siswa dengan Mahasiswa itu adalah beba Moral. Siswa ketika melakukan kesalah masih dapat dimaklumi karena masih dirasa anak kecil yang masih dalam proses pendewasaan. Mahasiswa, ? Ketika melakukan kesalahan tak ada kata maklum masih proses pendewasaan. Tak ada kalimat seperti itu. Mahasiswa dinilai sudah dewasa dalam melakukan tindakan, melakukan kesalahan ya salah. Benar ya benar. Itulah Mahasiswa.