“ Kebetulan banget saya tahu al khidmah dari temen sekelas
saya !!! “. Kebetulan ,Benarkah sebuah kata kebetulan dalam kalimat ini ? the
answer is NO ! This is a wrong sentences for me. Ini adalah sebuah
kesalahan. Kebetulan itu tidak ada. Semua sudah di atur oleh yang maha pencipta
seluruh alam. Bukan sebuah kebetulan lagi saya mengetahui al khidmah. Ini
merupakan takdir Allah yag dituliskan padaku melalui perantara teman satu kelas
dan Bukan lagi sebuah kebetulan , karena kebetulan itu tidaklah benar –
benar ada didunia ini. Entah kapan dan
siapa yang mencetuskan teori kebetulan ini. Bagi kita umat beragama tak ada
yang namanya kebetulan, karena kita semua percaya akan namanya Takdir Allah.
Ada. “ Kebetulan sekali ya kita bertemu disini “. Sering kita mengucapkan hal
itu ketika bertemu dengan teman lama secara tidak di duga – duga. Tapi apakah
ini sebuah kebetulan ? Semua dan segala sesuatu apapun yang kita lakukan di
kehidupan ini sudah digariskan serta ditentukan dengan rapi Oleh Tuhan Kita
pecipta Alam semesta dan segala isi yang ada didalamnya. Allah SWT sudah
menentukan segala sesuatu mulai dari jodoh dan rezeki. Al Tinggal kita saja
yang berikhtiar untuk memperoleh itu semua
Awal saya
mengetahui tentang al khidmah, saya hanya berfikir bahwa ini hanyalah sebuah
kebetulan saja dikarenakan saya memiliki teman satu jurusan di Bahasa dan
Sastra arab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ternyata dia adalah salah satu anggota di Al Khidmah Kampus
Yogyakarta. Awalnya saya tidak tahu sama sekali tentang al khidmah ini. Sampai
datang sebuah sms kepada saya mengajak untuk ikut majlisan di ruang utama
masjid kampus pada jum’at sore. Sayapun membalas sms ajakan tersebut. “ Ini
Acara Apa ? yang ngadain siapa ? “. Dan sms balasanpun tiba “ Ini Acara
majlisan mas dari al khidmah kampus UIN Sunan Kalijaga “. Sebagai orang ramah
sayapun harus membalas lagi sms tersebut. “ iya.. makasih Infonya, insya allah
saya dateng “. Tanpa menanyakan al khidmah kampus itu apa ? padahal saya belum
tahu sama sekali al khidmah itu apa.
Sebelum ada
sms itu saya sudah sering sekali mendengar bunyi orang bersholawat di Masjid
kampus setiap jum’at sore. Tapi saya masih tidak tahu kalau ini al khidmah yang
mengadakan. Sikap Egois masih merasuk di
dalam diri , hanya sekedar lewat tanpa ingin mengetahui lebih lanjut tentang
suara – suara sholawat itu. Saya mulai mengetahui bahwa suara – suara sholawat
itu adalah dari al khidmah adalah dari sms – sms ajakan untuk mengikuti
majlisan itu walaupun setiap diajak saya belum pernah ikut datang untuk sekedar
menghadiri dikarenakan sebuah acara rapat rutinan seminggu sekali yang harus
saya ikuti. saya merupakan salah satu jajaran pengurus harian dan
koordinator yang bertanggung jawab atas
anggota dalam sebuah organisasi yang saya ikuti.
Pertama saya
bingung kenapa sms ini bisa datang kepadaku. Darimana anggota al khidmah
mndapat nomor saya, padahal saya tidak pernah tau tentang al khidmah. Dan Sms
Itupun terus bermunculan setiap minggu. Dan ternyata sms itu datangnya dari
teman satu jurusan. Mulai dari situ saya agak tertarik. Dan menemui teman satu
jurusan hanya sekedar bertanya.
“ Al Khidmah
Itu Apa ? “
“ Kamu akan
menemukan jawabannya ketika hadir pada majlis dzikir setiap jum’at sore, “ itu
saja jawaban dari teman satu jurusan yang merupakan salah satu anggota al
Khidmah. Dan jawaban saya hanya “ Insya Allah “. Walaupun belum pernah sama
sekali mengikuti majlis setiap jum’at sore tapi saya sering sekali mendengar
suara sholawat itu ketika menunaikan sholat ashar setelah jam kuliah selesai.
Saya mulai tertarik dengar suara – suara sholawat yang menenangkan hati dan
fikiran. “ ini seperti acara berjanji yang sering di lakukan di pondokku dulu,
sudah berapa lama tak kudengarkan hal sepeti ini “. Semenjak kuliah di jogja ,
jarang sekali baahkan tidak pernah sama sekali melakukan hal seperti yang saya sering lakukan di pondok
dahulu. Hati merasa terpanggil mendengar bunyi – bunyi sholawat tersebut.
Terpampanglah
sebuah brosur PAD ( pendidikan Anggota Dasar ) yang di adakan oleh majlis
dzikir Al Khidmah Kampus Yogyakarta. Ini sebuah majlis dzikir ataukah
organisasi ? kenapa ada PADnya segala ?. rasa penasaran terus menyelimuti. Pada
Brosur tertulis tgl 26 – 28 desember di Taman Buah Mangunan, imogiri, Bantul.
Dari pada penasaran mending saya ikut saja acara ini. Mungkin saya akan
menemukan jawaban disana.
Acara PAD
ini ternyata yang menghadiri bukan dari UIN Sunan Kalijaga saja. Tapi berbagai
daerah di indonesia. Sangat fantastis menurut saya. Di dalam PAD saya masih
terus bertanya – Tanya, kok bisa ada majlis dzikir yang berbentuk organisasi.
Sampai pemateri pertama menjawab “ Kita Analogikan saja dengan seorang perampok
bank yang ingin merampok bank besar, jika perampok ini bekerja sendirian,
kemungkinan gagal akan tinggi, jika perampok ini bekerja secara terorganisir
dengan jelas maka kemungkinan sukses merampok akan besar. ini merupakan sebuah
kejahatan yang terorganisir dan sukses. Bagaimana dengan kita al khidmah yang
mempunyai tujuan baik dan terorganisir dengan jelas ? kemungkinan kita bisa
sukses meraih dunia dan akhirat , karena niat baik pasti akan di ijabah oleh
ALLAH ”. ketemukan jawabanku pada pemateri satu oleh Mas M. Najib Yuliantoro,
S. Fil melalui analogi beliau.
Bukan hanya
jawaban yang saya dapatkan dalam PAD. Tetapi pengetahuan –pengetahuan baru.
Pengetahuan yang sering di lupakan ketika berorganisasi. Saya merupakan seorang
organisatoris. Tapi saya Sering lupa akan suatu hal hingga saya mampu
mengingatnya lagi berkat pengetahuan yang saya dapat dari Pemateri ke empat oleh
mas Nur Haris Ali, S. Psi tentang tanggung jawab dalam sebuah organisasi, Saya
sering sekali mengatakan kepada anggota – anggota saya jika kita mengadakan
suatu acara ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Ternyata menurut mas
Haris ini adalah salah. ketika kita mengatakan ini adalah tanggung jawab
bersama, jika terjadi suatu masalah dalam acara tersebut siapa yang akan
bertanggung jawab ? semuanya ? tidak mungkin, tidak mungkin semuanya mau
bertanggung jawab sampai – sampai tidak ada yang mau tanggung jawab, dan Yang
benar itu bukan tanggung jawab bersama tapi tanggung jawab Individu – individu
kita masing – masing.
“ Anggota al
– Khidmah kampus Belum kaffah jika belum mempunyai Pasport “. Ini pasti
menimbulkan pertanyaan, untuk apa punya pasport ? apa hubungannya dengan
organisasi al khidmah ?. sebagaimana tujuan al khidmah “ Bersinergi Mewujudkan
Al – Khidmah sebagai OASE dunia “. Di
dalam kata – kata itu ada kata dunia. Dunia yag luas yang ada di bumi. Dunia
itu bukan hanya Indonesia. Bukan hanya yogyakarta, tetapi Dunia itu luas. Atau lebih gampangnya
kitasebut luar negeri. Lalu Apa hubungannya dengan pasport ? al khidmah sudah
tersebar di berbagai negara di luar indonesia. Ada malaysia ada thailand dan
ada juga singapura. Jika kita ingin pergi ke luar negeri kita pasti membutuhkan
pasport. Al khidmah kegiatan tidak hanya dalam negeri tapi hingga luar negeri.
Bersama al khidmah kita ciptaka OASE Dunia.
Setelah
mengikuti acara PAD al Khidmah Kampus 2013 ini, dan setelah mengikuti mendengar
penjelasan demi penjelasan dari para pemateri yang super. Sungguh Begitu banyak
sekali harapan – harapan dan impian yang ingin kuwujudkan. Impian yang dulu
hanya sekedar angan – angan belaka tanpa berani merealisasikannya. Kini berani
untuk merealisasikannya. Dengan bergabungnya saya sebagai anggota al khidmah
saya lebih berani menatap masa depan. Semoga dengan al khidmah saya bisa
mendapatkan pengalaman – pengalaman yang sangat banyak yang tidak akan
terlupakan. Bersama al khidmah mari kita doakan semua orang di dunia ini. Nabi
kita, wali kita, orang tua kita, teman kita dan musuh kita sekalipun marilah
kita doakan.
Luar negri ,
aku ingin tahu bagaimana kehidupan dan budaya di luar negeri bukan melalui
media internet bahkan buku, aku ingin sekali tahu budaya – budaya mereka dan
bahasa mereka secara langsung. Tidak melalui perantara. Bersama al khidmah
semoga mimpi ini terwujud besok di kemudian hari. Sungguh begitu bahagia jika
mimpi itu terealisasikan dan bukan hanya terpendam jauh di dalam fikiran atau
hanya terlintas saja. Berani dan beranilah menatap masa depan.
Kesan
saya dalam PAD ini yaitu tak ada acara pengkaderan yang se lezat PAD, Tidak
hanya kegiatan dunia yang di dapat, bahkan akhiratpun dapat. Ilmu yang sangat
berguna. Pengetahuan – pengetahuan yang awalnya terlupa bahkan sengaja di
lupakan sekarang menjadi ingat dan menjadi sebuah penyadar di dalam hati dan
fikiran. Hidup itu tidak hanya untuk ingat DUNIA , tetapi hidup itu juga
mengingat AKHIRAT. “ Hidup Di Dunia Hanya Sementara, Hidup di Akhirat itu
selama – lamanya “. ^_^Label: Celotehku, Tugas Kuliah

alhamdulillah...semoga diberikan keistiqomahan dalam hal kebaikan,.. Aamiin..
BalasHapusamin ya rabb ... !
BalasHapussemangat perbaikan gan!
BalasHapus